Senin, 05 November 2012


Membuat 10 pertanyaan tentang penalaran deduktif :

1.  Apa yang dimaksud dengan penalaran deduktif ?
2.  Jelaskan yang dimaksud dengan silogisme ?
3.  Berikan contoh dari silogisme !
4.  Jelaskan yang dimaksud dengan entimem ?
5.  Berikan contoh dari entimem !
6.  Jelaskan yang dimaksud rantai deduksi ?
7.  Sebutkan macam-macam silogisme !
8.  Mengapa Silogisme Disjungtif dinamakan Silogisme Alternatif ?
9.  Sebutkan 8 kaidah silogisme Kategorial !
10.    Apakah yang dimaksud silogisme kategorial ?

PENALARAN DEDUKTIF


Penalaran Deduktif merupakan suatu proses berpikir (penalaran) yang bertolak dari sesuatu proposisi yang sudah ada menuju kepada suatu proposisi baru yang berbentuk suatu kesimpulan.

Corak berpikir deduktif, yaitu :
1. Silogisme,
2. Entimem,
3. Rantai Deduksi.

1. Silogisme
Silogisme adalah suatu bentuk proses penalaran yang berusaha menghubungkan dua proposisi (pernyataan) yang berlainan untuk menurunkan suatu kesimpulan atau inferensi yang merupakan proposisi ketiga.
Silogisme terbagi menjadi silogisme kategorial, silogisme hipotetis, silogisme disjungtif atau silogisme alternatif.

a) Silogisme Kategorial
Argumen deduktif yang mengandung suatu rangkaian yang terdiri dari tiga (dan hanya tiga) proposisi kategorial, yang disusun sedemikian rupa sehingga ada tiga term yang muncul dalam rangkaian pernyataan itu.
Contoh :
1.     Semua karyawan di perusahaan tersebut merupakan sarjana teknik
Semua sarjana teknik mengerti mengenai mesin
Jadi, semua karyawan di perusahaan tersebut mengerti mengenai mesin
2.    Semua handphone keluaran terbaru mempunyai fitur canggih
Semua fitur canggih memerlukan teknologi terkini
Jadi, semua handphone keluaran terbaru mempunyai teknologi terkini


Kaidah silogisme Kategorial:
1.     Sebuah silogisme harus terdiri dari tiga proposisi: premis mayor, premis minor, dan konklusi.
2.    Dalam ketiga proposisi itu harus ada tiga term, yaitu term mayor (term predikat dari konklusi), term minor (term subyek dari konklusi), dan term tengah (menghubungkan premis mayor dan premis minor)
3.    Setiap term yang terdapat dalam kesimpulan harus tersebar atau sudah tersebut dalam premis-premisnya.
4.    Bila salah satu premis bersifat universal dan yang lain bersifat partikular, maka konklusinya harus bersifat partikular.
5.    Dari dua premis yang bersifat universal, konklusi yang diturunkan juga harus bersifat universal.
6.    Jika sebuah silogisme mengandung sebuah premis yang positif dan sebuah premis yang negatif, maka konklusinya harus negatif.
7.    Dari dua premis yang negatif tidak dapat ditarik kesimpulan. Sebab itu, silogisme berikut tidak sahih dan tidak logis.
8.    Dari dua premis yang bersifat partikular, tidak dapat ditarik kesimpulan yang sahih.

b) Silogisme Hipotesis
Silogisme hipotetis atau silogisme pengandaian adalah semacam pola penalaran deduktif yang mengandung hipotesis. Silogisme hipotetis bertolak dari suatu pendirian, bahwa ada kemungkinan apa yang disebut dalam proposisi itu tidak ada atau tidak terjadi.
Rumus proposisi mayor dari silogisme ini adalah :
Jika P, maka Q
Contoh :
Premis Mayor   : Jika Ani tidak memiliki dana 6 juta Rupiah untuk membayar kuliahnya, maka Ia akan diberhentikan
Premis Minor    : Ani tidak mempunyai uang sebesar 6 juta Rupiah
Konklusi              : Sebab itu, Ani akan diberhentikan dari kuliahnya

Premis Mayor   : Jika harga BBM dinaikkan, maka masyarakat akan berdemo besar – besaran
Premis Minor    : Harga BBM tidak jadi dinaikkan
Konklusi              : Sebab itu, masyarakt tidak jadi berdemo

Walaupun premis mayor bersifat hipotetis, premis minor dan konklusinya tetap bersifat kategorial. Premis mayor sebenarnya mengandung dua pernyataan kategorial. Pada contoh diatas, premis mayor mengandung dua pernyataan kategorial, yaitu hujan tidak turun danpanen akan gagal. Bagian pertama disebut antiseden, sedangkan bagian kedua disebut akibat.
Dalam silogisme hipotetis terkandung sebuah asumsi, yaitu kebenaran anteseden akan mempengaruhi kebenaran akibat, kesalahan anteseden akan mengakibatkan kesalahan pada akibatnya.

c) Silogisme Disjungtif atau Silogisme Alternatif
Silogisme ini dinamakan Silogisme alternatif, karena:
§  Proposisi mayornya merupakan sebuah proposisi alternatif, yaitu proposisi yang mengandung kemungkinan-kemungkinan atau pilihan-pilihan.
§  Sebaliknya, proposisi minornya adalah proposisi kategorial yang menerima atau menolak salah satu alternatifnya.
§  Konklusi silogisme ini tergantung dari premis minornya. Jika premis minornya menerima satu alternatif, maka alternatif lainnya ditolak. Sebaliknya, jika premis minornya menolak satu alternatif, maka alternatif lainnya diterima dalam konklusi.

Contoh :
Premis Mayor   : Kucingku bingung, antara ayam atau ikan yang akan dia makan
Premis Minor    : Kucingku memakan ikan
Konklusi              : Sebab itu, kucingku tidak memakan ayam
Premis Mayor   : Kunci brankas itu tersimpan di lemari atau tasku
Premis Minor    : Kunci brankas itu ternyata ada di tasku
Konklusi              : Sebab itu, kunci brankas tidak tersimpan di lemari.
2. Entimem
Silogisme muncul hanya dengan dua proposisi, salah satunya dihilangkan. Walaupun dihilangkan, proposisi itu tetap dianggap ada dalam pikiran dan dianggap diketahui pula oleh orang lain.
Silogisme asli/awal :
Premis Mayor   : Karyawan yang lulus seleksi penerimaan pegawai Pegadaian dihubungi oleh bagian SDM
Premis Minor    : Adi dihubungi oleh bagian SDM
Konklusi              : Sebab itu, Adi adalah Karyawan yang lulus seleksi penerimaan pegawai Pegadaian
Entimem             : Adi adalah Karyawan yang lulus seleksi penerimaan pegawai Pegadaian, karena dihubungi oleh bagian SDM

Premis Mayor   : Semua murid yang mau lulus ujian nasional harus mendapat nilai di atas 7
Premis Minor    : Chelsea mendapat nilai di atas 7
Konklusi              : Maka, Chelsea lulus ujian nasional
Entimem             : Chelsea merupakan murid yang lulus ujian nasional karena mendapat nilai di atas 7

3. Rantai Deduksi
Penalaran yang deduktif dapat berlangsung lebih informal dari entimem. Orang tidak berhenti pada sebuah silogisme saja, tetapi dapat pula merangkaikan beberapa bentuk silogisme yang tertuang dalam bentuk yang informal.

Rabu, 28 Maret 2012

Pengertian Subyek Obyek Hukum

PENGERTIAN HUKUM DAN HUKUM EKONOMI
Ø Pengertian Hukum
Hukum adalah peraturan tertulis maupun tidak tertulis yang berlaku dimasyarakat dan biasanya hukum yang berlaku diiringi oleh sangsi bagi yang melanggarnya .
1.      Hukum tertulis adalah peraturan yang sengaja dibuat o0leh pemerintah dan sudah dicantumkan didalam perundang-undangan seperti UUD ’45.
2.      Hukum tidak tertulis adalah peraturan turun temurun yang sengaja dibuat dan harus dipatuhi oleh masyarakat apabila tidak dipatuhi akan mendapatkan guncingan atau dijauhi .
Hukum meliputi beberapa unsur-unsur, yakni :
a)      Peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat,
b)      Peraturan itu bersifat mengikat dan memaksa,
c)      Peraturan itu diadakan oleh badan-badan resmi, dan
d)     Pelanggaran terhadap peraturan tersebut dikenakan sangsi yang tegas.

Ø Tujuan Hukum
Tujuan hukum adalah untuk menata dan pengontrol masyarakat untuk mengurangi tingkat kejahatan serta untuk mengadakan keselamatan, kebahagiaan dan ketertiban dalam masyarakat.
   
   Kaidah atau Norma
        Norma merupakan aturan perilaku dalam suatu kelompok tertentu, di mana setiap anggota masyarakat mengetahui hak dan kewajiban di dalam lingkungan masyarakatnya, sehingga memungkinkan seseorang bisa menentukan terlebih dahulu bagaimana tindakan seseorang itu dinilai oleh orang lain. Norma yang ditetapkan di lingkungan masyarakat sebagai aturan yang mempengaruhi tingkah laku manusia, yaitu :

a)      Norma Agama
b)      Norma Kesusilaan
c)      Norma Kesopanan
d)     Norma Hukum


Ø Pengertian Hukum Ekonomi
       Adalah suatu hubungan yang berkaitan tentang cara atau pemikiran ekonomi yang terjadi di kehidupan masyarakat sehari-hari. Hukum ekonomi memiliki dua aspek, yaitu :
a)      Aspek pengaturan usaha-usaha pembangunan ekonomi, dalam arti peningkatan kehidupan ekonomi secara keseluruhan ,
b)      Aspek pengaturan usaha-usaha pembagian hasil pembangunan ekonomi secara merata di antara seluruh lapisan masyarakat sehingga setiap warga negara Indonesia dapat menikmati hasil pembangunan ekonomi tersebut.
    
   
   Hukum ekonomi dibedakan menjadi dua, yaitu :
a)      Hukum ekonomi pembangunan
Adalah pemikiran hukum mengenai cara-cara peningkatan atau pembangunan perekonomian Indonesia.
b)      Hukum ekonomi sosial
Adalah pemikiran hukum mengenai cara-cara pembagian hasil pembangunan ekonomi secara adil dan merata di Indonesia.

SUBYEK dan OBYEK HUKUM
Ø Subyek Hukum
·         Manusia
Manusia sebagai subyek hukum telah mempunyai hak dan mampu menjalankan haknya dan dijamin oleh hukum yang berlaku. Menurut Pasal 1 KUH Perdata menyatakan bahwa menikmati hak kewarganegaraan tidak bergantung pada hak-hak kenegaraan. Seorang manusia sebagai pembawa hak (subyek hukum) dimulai saat ia dilahirkan dan berakhir pada saat ia meninggal dunia, sehingga dikatakan bahwa manusia hidup, ia menjadi manusia pribadi, kecuali dalam pasal 2 ayat 1 KUH Perdata menegaskan bahwa anak yang ada dalam kandungan seorang perempuan dianggap telah dilahirka bila kepentingan si anak menghendakinya, dengan memenuhi persyaratan :
            •   Si anak telah dibenihkan pada saat kepentingan tersebut timbul,
            •   Si anak harus dilahirkan hidup, dan
            • Ada kepentingan yang menghendaki anak tersebut memperoleh status sebagai hukum.


·         Badan Usaha
Adalah suatu badan yang terdiri dari kumpulan orang yang diberi status “person” oleh hukum sehingga mempunyai hak dan kewajiban. Badan usaha juga memperoleh perlindungan hak cipta atas usahanya (hak paten).

Ø Obyek Hukum
Menurut Pasal 499 KUH Perdata objek hukum, yakni benda. Benda adalah segala sesuatu yang berguna bagi subyek hukum atau segala sesuatu yang menjadi pokok permasalahan dan kepentingan bagi para subyek hukum atau segala sesuatu yang dapat menjadi obyek dari hak milik (eigendom).
·         Benda Bergerak
        •   Benda bergerak karena sifatnya, menurut Pasal 509 KUH Perdata adalah benda yang dapat dipindahkan, misalnya meja, kursi, dan yang dapat berpindah sendiri. Contohnya : ternak.
        • Benda bergerak karena ketentuan undang-undang, menurut Pasal 511 KUH Perdata adalah hak-hak atas benda bergerak, misalnya hak memungut hasil atas benda-benda bergerak, hak pakai atas benda bergerak, dan saham-saham perseroan terbatas.
·         Benda Tidak Bergerak
        • Benda tidak bergerak karena sifatnya, yakni tanah dan segala sesuatu yang melekat di atasnya, misalnya pohon, tumbuh-tumbuhan, arca dan patung.
        •  Benda tidak bergerak karena tujuannya, yakni mesin alat-alat yang dipakai dalam pabrik. Mesin senebar benda bergerak, tetapi oleh yang pemakainya dihubungkan atau dikaitkan pada benda tidak bergerak yang merupakan benda pokok.
        • Benda tidak bergerak karena ketentuan undang-undang, ini berwujud hak-hak atas benda-benda yang tidak bergerak, misalnya hak memungut hasil atas benda yang tidak bergerak, hak pakai atas benda tidak bergerak , dan hipotik.
Dengan demikian, membedakan benda bergerak dan benda tidak bergerak ini penting, artinya karena berhubungan dengan empat hal ,yaitu :

1.      Pemilikan
2.      Penyerahan
3.      Daluarsa
4.      Pembebanan

Senin, 28 Maret 2011

Perekonomian Indonesia II


MAKALAH
KITA PUN BISA SEPERTI CHINA
O
L
E
H

YULIA HESTY WINTORO
28210747
1EB22



UNIVERSITAS GUNADARMA
2011

*    *   *

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini.
            Kami ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada dosen pembimbing kami yang telah membantu kami menyelesaikan tugas ini.
            Tak lupa kami juga mengucapkan kepada para anggota kelompok kami yang telah bersama-sama berusaha menyelesaikan tugas ini dengan sebaik-baiknya.
            Tak ada gading yang tak retak begitu juga dengan makalah yang kami buat. Karena kami merasa bahwa makalah yang kami buat ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kami meminta saran dan kritik yang membangun dari para pembaca.
            Semoga makalah yang kami buat ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Amien.





Penulis ,






Pendahuluan

 Indonesia adalah Negara yang sudah sejak lama merdeka namun mengapa perekonomian Indonesia sulit sekali maju seperti Negara – Negara merdeka lainnya, dilihat dari sisi sumber daya alam sendiri Indonesia memiliki potensi yang sangat baik terhadap perekonomian Indonesia namun mengapa Indonesia kurang bisa mengelolanya menjadi perekonomian yang baik.
            Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi perekonomian Indonesia seperti kondisi fisik, letak geografis, sumber daya alam, sumber daya manusia, perkembangan tekhnologi, perekonomian Indonesia dan politik di Indonesia semua itu bergantung pada tata cara pemerintah mengatur keuangan bangsa.
          Masyarakat Indonesia harus sangat bisa mengupayakan sumber daya alam sebagai factor yang sangat mendukung perekonomian Indonesia.
         






ISI
I. Indonesia bisa tumbuh seperti china
 Indonesia banyak memperlihatkan potensi untuk berkembang, terlebih lagi banyak kota kecil yang potensial untuk berkembang pesat di Indonesia. "Jika saya melihat China misalnya, mereka telah melihat kota tier ketiga dan empat, yang bisa disebut kota kecil. Jadi (di Indonesia) yang kita perhatikan sekarang ada kota kecil yang potensial, seperti Tasikmalaya," jelas TNS Global Chairman James Hall di Jakarta, Selasa (15/3/2011).
James menjelaskan, aktivitas komersial, pengeluaran untuk konsumsi, jumlah lapangan pekerjaan, tingkat permintaan akan barang-barang konsumsi, hingga penggunaan akan teknologi menjadi sejumlah indikator bagaimana suatu kota kecil berpotensi untuk tumbuh perekonomiannya
Perusahaan riset pasar yang sudah beroperasi selama 30 tahun di Indonesia ini memprediksi akan adanya migrasi dari kawasan rural ke kota-kota kecil dalam lima tahun ke depan. Selain itu, 15 persen populasi urban di kota kecil juga menandakan besarnya potensial bagi investasi.
Tingkat pemakaian produk konsumen bermerek pun masih rendah. Ini memperlihatkan adanya peluang investasi untuk berkembang. "Penggunaan susu bubuk masih rendah di kota kecil. Dan, ada permintaan untuk produk-produk konsumen ini," tambah Research Director Yanti Zen.
Secara keseluruhan, TNS melihat Indonesia akan bertumbuh seperti halnya China. Populasi yang besar, khususnya besarnya populasi yang berusia muda, iklim politik yang stabil, dan perkembangan PDB yang diperkirakan akan kuat untuk beberapa tahun ke depan, menjadi beberapa faktor yang menarik dari Indonesia bagi investor luar.
Beberapa perusahaan multinasional produk konsumsi pun mulai memperlihatkan minat untuk berinvestasi di Indonesia. "Saya mengerti Loreal (merek produk kecantikan) sedang membangun pabrik terbesar di dunia di Indonesia," jelas James menuturkan bagaimana besarnya ketertarikan investor asing berinvestasi di Indonesia.


SUMBER : JAKARTA KOMPAS.COM

II .  KITA BISA BERSAING DENGAN CHINA

Dari segi sejarah, kita mempunyai sejarah yang cukup panjang, tetapi sejarah itu sekarang harus berubah dalam arti, ke depan kita harus benar-benar bermitra, tidak ada yang lebih besar atau lebih kecil. Tentunya Indonesia adalah negara yang dianggap memimpin Asean dan bagi China mempunyai mitra seperti Indonesia dan negara Asean lainnya itu penting baik dari segi konteks global dan regional. Seperti diketahui, sebagian besar produk kita sama dengan China, yangada di dalam pasar kita juga ada di China, dan di sana juga ada produk yang kita hasilkan. Kalau kita mau menjual ke pasar seperti itu, tentunya pertama adalah barang yang sudah pasti kita kompetitif dan dia [China] tidak memilikinya. Untuk fase kedua dari kemitraan strategis antara Indonesia dan China, kita harapkan investasiakan masuk juga ke hal-hal strategis seperti industri manufaktur dan terutama untuk menyinergikan apa yang dilakukan di China dan di Indonesia. Pelaku usaha di sektor besi baja juga sama, sudah ada satu kali pertemuana antara asosiasi di China dan asosiasi kita di sini. Saya rasa mereka melihatnya positif, karena pasar kita yang cukup besar dan mereka melihat ada hubungan pelengkap [komplementer] yang bisa diperoleh dari Indonesia.


KESIMPULAN

     Oleh karena itu kita sebagai warga Indonesia yang kita negara dan cinta produk dalam negeri bisa memnfaatkan sumber daya yang kita miliki. Dan mengembangkan semua itu sebaik mungkin.

Jumat, 04 Maret 2011

Perekonomian Indonesia Pada Pemerintahan SBY


Setelah selama satu dekade dianggap sebagai "orang sakit dari Asia Tenggara", Indonesia saat ini sudah dapat melepaskan imej tersebut dan bahkan dianggap sebagai role model atau anutan di kawasan regional.

Demokrasi telah berkembang dengan pesat dan perekonomian Indonesia berhasil mengatasi krisis finansial global dengan lebih baik dibandingkan negara-negara ASEAN lain. Tiga presiden yang berkuasa setelah lengsernya Soeharto tidak banyak berhasil dalam mengatasi masalah-masalah yang telah mengakar di negara ini. Kekerasan, kekacauan politik, dan stagnasi perekonomian adalah hal-hal yang de rigueur dalam periode tersebut.

Namun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berhasil mendobrak dan menjadi katarsis terhadap kebuntuan tersebut. Korupsi dan kemiskinan tetap menjadi masalah di Indonesia. Namun setelah beberapa tahun berada dalam kepemimpinan nasional yang tidak menentu, SBY beserta Wakil Presiden Jusuf Kalla telah berhasil menciptakan kestabilan politik dan ekonomi di Indonesia.

Walaupun dihadang berbagai bencana yang menimpa sejak SBY dan JK menjabat pada 2004- tsunami, epidemi flu burung dan polio, serta melambungnya harga minyak dunia-, Indonesia saat ini adalah negara yang memiliki kestabilan struktural yang jauh lebih baik. Indonesia adalah satu-satunya negara di kawasan regional yang berhasil mengatasi dan mengalahkan mitos "demokrasi yang bermasalah".

Indonesia telah berhasil melampaui masa-masa yang sulit di mana negara ini pernah tersandera oleh anarkisme yang terjadi di seluruh negara kepulauan ini. Dapat dikatakan bahwa "genie of violence" sudah berada di dalam botolnya lagi. Kekhawatiran akan terpecahnya negara ini adalah suatu hal yang usang. Tidak ada bukti akan adanya kekuatan sentrifugal yang akan memicu "Balkanisasi" atau pecahnya Indonesia seperti yang terjadi di negara-negara Balkan.

Tidak ada satu pun serangan teroris di Indonesia sejak 2005. Pencapaian perekonomian oleh pemerintahan SBY sendiri juga tidak kalah signifikan. Pada saat negara-negara lain mengalami "musim dingin ekonomi", Indonesia sepertinya bisa mengatasi badai ini dengan lebih baik. Namun, turunnya bursa saham dan melemahnya mata uang rupiah menunjukkan bahwa Indonesia memang tidak bisa menghindar sepenuhnya dari krisis keuangan dunia.

Perekonomian Indonesia memang tumbuh melambat seperti juga yang terjadi di negara-negara lain. Ekonomi bertumbuh sebesar 5,2% pada kuartal IV/2008 dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya akibat menurunnya permintaan dunia terhadap produk-produk komoditas. Akibatnya, perekonomian Indonesia bertumbuh sebesar 6,1% pada 2008 dibandingkan dengan 6,3% pada 2007.

Pemerintah memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi di tahun 2009 akan lebih rendah dari tahun sebelumnya, berkisar antara 4,0% sampai 4,5%. Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi sekitar 4,0% atau bahkan lebih rendah apabila pelemahan ekonomi global lebih besar dari perkiraan sebelumnya. Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini akan jauh lebih baik dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia.